Senin, 22 Desember 2014

SEL

SEL

A. Sejarah sel

pada 1665, seorang ilmuan inggris Robert Hooke mengamati syatan gabus dibawah mikroskop sederhana. ia menemukan ruang- ruang kecil yang dipisahkan oleh suatu dinding. selanjutnya, ia menemukan ruang-ruang tersebut sebagai sel.
Dua ratus tahun kemudian, yakni sekitar tahun 1835, seorang ilmuan prancis yang bernama, FFelis Dujardin meneliti bahwa sel-sel tersebut tersusun atas substansi berupa cairan. cairan tersebut dikenal dengan istilah protoplasma. istilah protoplasma kali pertama ditemukan oleh Johannes Purkinje.
Tiga tahun kemudian, Matthias Schleiden, seorang ahli botani dari jerman melakukan pengamatan secara mikroskopis terhadap tumbuhan dan ditemukan sel. pada waktu yang bersamaan, Theodoor Schwan, seorang ahli zoologi jerman menemukan bahwa hewan pun tersusun atas sel. Kesimpulan dari hasil penemuan schan dan scleiden (1810-1882) adalah sel merupakan komponen dasar semua makhluk hidup.
Robert Hooke berpendapat baha setiap sel berasal dari sel sebelumnya. Berdasarkan tinjauan tentang sel, dapat diketahui dua batasan sel sebagai berikut:
  1. A.G. Hoewy dan Slekevitz(1963) menyatakan bahwa sel adalah unit aktivitas biologis yang dibatasi oleh membran semipermeabel dan mampu bereproduksi sendiri pada suatu media yang bebas dari sistem kehidupan lain.
  2. menurut definisi umum, sel adalah unit terkecil penyusun makhluk hidup, baik struktural maupun fungsional.
Berdasarkan dua definisi tersebut, virus tidak tercakup didalamnya karena virus merupakan makhluk hidup yang tiak berupa sel.

Struktur Sel
 struktur sel dibagi menjadi struktuk sel prokariotik dan eukariotik. 
 a. Sel Prokariotik

  
Semua sel prokariotik mempunyai membram plasma, nukleoid (berupa DNA dan RNA), dan sitoplasma yang mengandung ribosom. sel prokariotik tidak memiliki membram inti. karena tidak mempunyai membram inti maka bahan inti yang berada di dalam sel mengadakan kontak langsung dengan protoplasma.ciri lain dari sel prokariotik adalah tidak memiliki sistem endomembram (membram dalam),sepert reticulum endoplasma dan komplek golgi.selain itu, sel  prokariotik juga tidak memiliki mitokondria dan kloropas, namun mempunyai struktur yang  berfungsi sama, yaitu mesosom dan kromatofor.adapun sel prokariotik meliputi sebagai berikut:

  1. Dinding sel dinding sel berfungsi sebagai pelindung dan pemberi bentuk yang tetap. pada dinding sel terdapat pori-pori sebagai jalan keluar masuknya molekul-molekul.


2. Membran plasma membran sel atau membran plasma tersusun atas molekul lemak dan protein. fungsinya sebagai  pelindung molekuler sel terhadap lingkungan di sekitarnya, dengan jalan mengatur lalu lintas moleku.

3. Sitoplasma sitoplasma tersusun atas air, protein, lemak, mineral, dan enzim-enzim di pergunakan untuk mencerna makanan secara ekstraseluler dan untuk melakukan proses metabolisme sel. metabolisme terdiri dari proses penyusunan (anabolisme) dan penguraian (katabolisme) zat-zat.


4. Mesosom  pada tempat tertentu, membram plasma melekuk ke dalam membentuk organel yang disebut mesosom. mesosom berfungsi sebagai penghasil energi. biasanya mesosom terletak dekatb dinding sel yang baru terbentuk pada saat pembelahan biner sel bakteri. pada membram mesosom terdapat enzim-enzim pernapasan yang berperan dalam reaksi-reaksi oksidasi untuk menghasilkan energi.




5. Ribosom merupakan organel tempat berlangsungnya sintesis protein.




6. DNA asam deoksiribonukleat (deoxyribonucleic acid, di singkat DNA) merupakan persenyawaan yang tersusun atas gula deoksiribosa, fosfat, dan basa-basa nitrogen. DNA berfungsi sebagai pembawa informasi genetik, yakni sifat-sifat yang harus di wariskan kepada keturunannya.





7. RNA asam ribonukleat (ribonucleic acid, disingkat RNA) merupakan persenyawaan hasil transkripsi DNA. jadi bagian tertentu DNA melakukan transkripsi (mengkopi dir) membentuk .RNA. RNA membawa kode-kode genetik sesuai dengan pesanan DNA. selanjutnya, kode-kode genetik itu akan diterjemahkan dalam bentuk urutan asam amino dalam proses sintesis protein.



    
 b.  Sel Eukariotik
Struktur sel eukariotik  perbedaan pokok antara sel prokariotik dan eukariotik adalah sel eukariotik memiliki membram inti, sedangkan sel prokariotik tidak. selain itu sel, eukariotik memiliki sistem endomembram, yakni memiliki organel-organel bermembram seperti retikulum endoplasma, komplek Golgi, mitokondria, dan lisosom. sel eukariotik juga memiliki sentriol, sedangkan sel prokariotik tidak. adapun sel eukariotik meliputi sebagai berikut:




 1.Membran plasma
 

Membran plasma membatasi sel dengan lingkungan luar, bersifat semi/selektif permeabel, berfungsi mengatur pemasukan dan pengeluaran zat ke dalam dan ke luar sel dengan cara difusi, osmosis, dan transport aktif. Membran plasma disusun oleh fosfolipid, protein dan kolesterol.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgpEWStNb16u5v5KKaBIghA5u7EDfxPo-Lp91TugcgPtT6IjmEyGqq3JLj-VmQCobUzwHe6tbKYCEfIsA-mxjpfLFns5y9Rt0rlepuZazHjcxluA1mKux1FP5RS6BVELiRdp51Qwm-dg7ba/s1600/membran+plasma.jpg 
2. Sitoplasma
Sitoplasma merupakan cairan sel yang berada di luar inti, terdiri atas air dan zat-zat yang terlarut serta berbagai macam organel sel hidup. 
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjdklYYNvyaCUPgYdmSdD2phJCmJvpNHQjrNyygJZ3K07V2ZHVa-mXcLouZqjgsnYbebaWnJVXCZht155o-pCgnkk5KumZRwOkSe0zjomePW7PNIq4wiPpXdfNS6SwZHOLzmxF3gARj1rvG/s1600/sitoplasma.jpg 
3. Nukleus Inti sel atau nukleus merupakan organel terbesar yang berada di dalam sel.Nukleus berdiameter 10 mikrometer .Nukleus biasanya terletak di tengah sel dan berbentuk bulat dan oval.
4. Sentriol Sentriol merupakan organel yang dapat dilihat ketika sel mengadakan pembelahan.Pada fase tertentu dalam daur hidupnya sentriol memiliki silia atau flagela.Sentriol hanya dijumpai pada sel hewan , sedangkan pada sel tumbuhan tidak.

 5. Retikulum Endoplasma 
 Retikulum berasal dari kata Reticular yang berarti anyaman benang atau jala.karena letaknya memusat pada bagian dalam sitoplasma ( endoplasma ),maka disebut sebagai retikulum endoplasma (disingkat RE ).RE hanya dijumpai di dalam sel eukariotik ,baik sel hewan maupun sel tumbuhan .
6. Ribosom  
Ribosom tersusun atas RNA-ribosom ( RNA-r ) dan protein.Ribosom tidak memiliki membran .


 7. Kompleks golgi  
Kompleks golgi sering disebut golgi saja.Pada sel tumbuhan ,kompleks golgi disebut diktiosom. Organel ini terletak di antara RE dan membran plasma.
8. Lisosom 
 Lisosom (lyso =pencernaan ,soma =tubuh ) merupakan membran berbentuk kantong kecil yang  berisi enzim hidrolitik yang disebut lisozim.Enzim ini berfungsi dalam pencernaan intrasel,yaitu mencerna zat-zat yang masuk dalam sel.

9. Badan Mikro  
Badan mikro disebut karena ukurannya yang kecil , hanya bergaris tengah 0,3-1,5 mikro meter .B adan mikro terdiri atas peroksisom dan glioksisom.

     

  10. Mitokondria

  
Mitokondria merupakan penghasil energi ( ATP ) karena berfungsi untuk respirasi . Secara umum dapat dikatakan bahwa mitokondria berbentuk butiran atau benang . Mitokondria mempunyai sifat plastis, artinya bentuknya mudah berubah . Ukurannya seperti bakteri dengan diameter 0,5-1 mikrometer dan panjang 3-10 mikrometer.
 
11. Mikrotubulus dan Mikrofilamen  
Mikrotubulus merupakan organel berbentuk tabung atau pipa , yang panjangnya 2,5 mikrometer dengan diameter 25 nm.Tabung tabung kecil itu tersusun atas protein yang dikenal sebagai tubulin. Selain mikrotubulus ,yang juga berperan dalam gerakan sel adalah mikrofilamen. Organel ini  berbentuk benang-benang halus ,tipis yang memanjang.Mikrofilamen tersusun atas dua macam  protein ,yaitu aktin dan miosin.Mikrofilamen banyak terdapat pada sel-sel otot ,dan juga membentuk rangka dalam pada sel.Diameter mikrofilamen hanya 5 nm.
 
 

6 komentar: